Berhasil Lestarikan Aset Pusaka, Bupati Siak Terima Penghargaan dari Menteri PUPR

Nasional123 views

JAKARTA:Riaunet.com~Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya memberikan penghargaan kepada Bupati Siak Alfedri yang dianggap berhasil dalam pengelolaan pelestarian Kota Pusaka dan Pengelolaan TPS3R.

Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, kepada Bupati Siak Alfedri pada malam puncak Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia (HHD-HKD 2023), di Gedung Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Senin (30/10/2023).

Malam puncak peringatan Hari Habitat Dunia – Hari Kota Dunia (HHD-HKD) Tahun 2023, dengan tema global yang ditetapkan oleh UN-Habitat yaitu Resilient Urban Economies: Cities as Drivers of Growth and Recovery dan tema “Nasional Ekonomi Perkotaan yang Tangguh menuju Permukiman Berkelanjutan Untuk Semua”.

Bupati Siak Alfedri mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Siak yang tangguh, berkelanjutan, dan inovatif.

Ia juga mengapresiasi upaya Kementerian PUPR dalam mendorong perkembangan kota-kota di Indonesia.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan ini. Ini merupakan buah dari kerja keras kita bersama dalam melestarikan aset pusaka dan memanfaatkan cagar budaya untuk ekonomi kreatif,”ujar Alfedri.

Alfedri juga mengapresiasi Kementerian PUPR yang telah memberikan dukungan dan bimbingan daerah dalam mewujudkan kota tangguh, berkelanjutan dan inovatif.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya ekonomi perkotaan tangguh dan permukiman berkelanjutan untuk semua.

Ia mengajak semua pihak untuk bekerja keras mengadaptasi fisik infrastruktur dan perilaku masyarakat menuju kota hijau yang liveable dan loveable, untuk kenyamanan dan produktivitas, selain tentunya meningkatkan konektivitas untuk mencapai kemakmuran.

“Kami berharap daerah mampu melestarikan aset pusaka melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan komunitas serta memanfaatkan bangunan cagar budaya untuk mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di daerah,”singkatnya.

Baca Juga:  Lima Obat Sirup yang Dilarang BPOM RI, Yang Melebihi Ambang Batas Aman

(rls)

Komentar