oleh

Ingin Liat Tangkapan Ikan, Nelayan Warga Desa Penarikan Ini Diduga Tenggelam di Sungai Nilo

PELALAWAN:Riaunet.com~Diduga Nelayan ini tenggelam di sungai Nilo Desa Penarikan Kecamatan Langgam. Hal ini dikatakan Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Paur Humas Polres Pelalawan IPTU Edy Haryanto SH.

Tepatnya hari Minggu (20/6/2021) sekira jam 09.00 wib Kejadian tersebut di laporkan oleh seorang warga Penarikan bernama Lindawati (20) Desa Penarikan Kec. Langgam yang merupakan istri Korban. ia melaporkan bahwa Suaminya bernama Budiwan (42) Nelayan, Alamat Desa Penarikan Kec. Langgam diduga tenggelam di Sungai Nilo Desa Penarikan Kec. Langgam.

Kejadian tersebut bermula, Pada hari Sabtu tanggal (29/6/2021) sekira jam 06.00 wib, korban pamit kepada istrinya (Lindawati-red) untuk pergi melihat Bubu (perangkap ikan) di Sungai Nilo Desa Penarikan Kec. Langgam dengan menggunakan baju kaos warna hitam les leher warna merah dan celana pendek warna hitam motif kotak.

“Kemudian sekira jam 09.00 wib, temannya bernama Untung menelepon korban dan mengatakan bahwa pembeli ikan sudah datang, dan korban menyuruh mereka untuk menunggu di Desa Penarikan namun sampai jam 10.00 wib, korban tidak kunjung datang, hingga saat ini, korban belum juga kembali,” kata Iptu Edy menceritakan.

Berdasarkan laporan dari warga tersebut, Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko.S.IK langsung menurunkan team untuk membantu masyarakat melakukan Pencarian korban.

“Pencarian terdiri dari Tim dari SAR bersama Personil Sat Polairud Polres Pelalawan yang di pimpin langsung oleh Kasat Pol Airud IPTU Roni dengan menggunakan Perahu Karet serta dibantu masyarakat menggunakan sampan dan perahu kayu,” kata Iptu Edy.

Diketahui bahwa pencarian dilakukan dengan menyusuri Sungai Nilo Desa Penarikan Kec. Langgam kabupaten Pelalawan.

Sampai saat ini Korban BUDIWAN masih belum ditemukan dan pencarian masih tetap dilakukan. (GR)

Baca Juga:  Kondisi Jalan Desa Sungai Ara Rusak Parah, Warga Kesalkan Sikap DPRD Pelalawan yang Hanya Diam

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *