Faro Mahendra Dan Dinda Terpilih Jadi Bujang Dara Rohul 2026

Rohul:Riaunet.com-Faro Mahendra dari Kecamatan Kunto Darussalam terpilih sebagai Bujang Rokan Hulu 2026 dan Rakhma Tri Dinda dari Kecamatan Rokan IV Koto terpilih jadi dara Rohul 2026, pada Grand Final pemilihan Bujang Dara Rokan Hulu tahun 2026 berlangsung Senin malam, di convention hall Islamic centre Rokan Hulu.

23 finalis dari 11 kecamatan berkompetisi untuk membuktikan keunggulannya dan menjadi Bujang Dara Rokan Hulu tahun 2026. Berbagai tes dijalani seperti tes public speaking dengan menyampaikan pesan advokasi. Dari tes ini, 6 bujang dan 6 dara lolos ke tahap final.

Kemudian Top 6 Bujang dan Top 6 Dara mengikuti tes wawasan dimana masing masing finalis diberi pertanyaan oleh dewan juri dan hasilnya, dewan juri memutuskan dari Mahendra finalis dari Kunto Darussalam dan Rakhma Tri Dinda dipilih menjadi bujang Dara I rohul 2026 , M.Ragil dari Rambah dan Yoza Irma Dari Rambah Hilir dipilih menjadi Bujang Dara II Rohul 2026, dan Farel Alfajri dari Rambah dan Aula Zuhriyyah dari Tambusai Utara terpilih jadi Bujang Dara III.

Selain hasil penilaian juri , ada juga penilaian berdasarkan hasil voting terbuka untuk umum, yakni Bujang Favorit diraih oleh farel Havila dari Bangun Purba dan Bujang Berbakat Muhammad Zaky dari Rambah. Bujang Dara best vidio promosi terbaik dan inteligensia, terpilih dari Rokan IV Koto .

Dara Rokan Hulu 2026 terpilih , Rakhma Tri Dinda mengaku sangat senang dan bahagia terpilih menjadi Dara Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026.

” Dalam menghadapi pemilihan bujang Dara Provinsi Riau tahun 2026 Saya akan melakukan berbagai persiapan dan saya harap saya akan membawa nama baik Kabupaten Rokan Hulu di kancah provinsi dan nasional. Untuk Kabupaten Rokan Hulu tercinta, saya siap berkontribusi mempromosikan destinasi wisata dan kebudayaan masyarakat Rokan Hulu ke Nasional ” Pungkas Rahmad Tri Dinda.

Baca Juga:  Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis Di RSUD Puri Husada

Grand Final Bujang Dara Rokan Hulu ini dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri Anton, didampingi Ketua DWP Rokan Yurniziarti Yusmar, Kadis Pariwisata Helfiskar, SH, MH, para Camat dan Kades se-Kabupaten Rokan Hulu, serta tamu undangan lainnya.

Dalam pidato pembukaan acara, Ketua TP PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri Anton menyampaikan bahwa ajang Bujang Dara bukan sekadar kompetisi untuk memilih peserta dengan penampilan terbaik, melainkan sebuah wadah pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, berwawasan luas, dan memiliki kepedulian terhadap daerah.

“Pemilihan Bujang Dara ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga menjadi sarana untuk melahirkan duta-duta daerah yang mampu membawa nama baik Kabupaten Rokan Hulu. Mereka diharapkan menjadi generasi muda yang mampu memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan nilai-nilai religius yang menjadi identitas Negeri Seribu Suluk,” ujarnya.

dr. Yeni juga memberikan motivasi kepada seluruh finalis yang telah melalui berbagai tahapan seleksi. Menurutnya, terpilih atau tidak sebagai pemenang bukanlah tujuan utama dari kompetisi tersebut.

“Jadikan malam ini sebagai pengalaman yang berharga. Terpilih atau tidak bukan menjadi tujuan utama, tetapi yang terpenting adalah semangat untuk terus berkembang menjadi lebih baik dan menjadi kebanggaan bagi keluarga, kecamatan, serta Kabupaten Rokan Hulu,” pesannya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Rohul Helfiskar, SH, MH menjelaskan bahwa Pemilihan Bujang Dara Rohul merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan menjaring putra-putri terbaik dari seluruh kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu.

Dijelaskan, para pemenang nantinya akan mewakili Kabupaten Rokan Hulu pada ajang Pemilihan Bujang Dara Provinsi Riau Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus mendatang.

“Ajang ini bertujuan membentuk generasi muda yang mampu menjadi representasi Kabupaten Rokan Hulu dalam mempromosikan sektor pariwisata, kebudayaan, serta nilai-nilai religi yang menjadi kekuatan daerah kita,” jelas Helfiskar.

Baca Juga:  BAZNas Rohul Bakal Salurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif 2019

Pelaksanaan grand final sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Minggu (21/06/2026) di lokasi terbuka. Namun, akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung dan hujan yang mengguyur kawasan acara, panitia memutuskan untuk menunda kegiatan demi kenyamanan dan keselamatan seluruh peserta serta pengunjung. Acara kemudian dipindahkan dan dilaksanakan di Hall Islamic Centre pada Senin malam. ( Adv Pemkab Rohul )

Komentar