BENGKALIS:Riaunet.com~Dalam rangka memeriahkan Hari Lahir (Harlah) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI) ke-58, KOPRI PC PMII Bengkalis bersama KOPRI PKC PMII Riau menggelar kegiatan KOPRI Riau Eco Movement, sebuah aksi lingkungan bertajuk “Bangkitkan Pesisir, Kuatkan Ekosistem: Aksi Mangrove untuk Iklim, Selasa (23/12/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis ini diwujudkan melalui aksi penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian ekosistem pesisir.
Wilayah pesisir Bengkalis diketahui merupakan daerah yang rentan terhadap abrasi serta terdampak langsung oleh perubahan iklim global.
Ketua KOPRI PC PMII Bengkalis, Cici Amelia, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi dari komitmen KOPRI untuk tidak hanya bergerak dalam kaderisasi perempuan, tetapi juga terlibat aktif dalam isu-isu strategis, khususnya lingkungan hidup.
“KOPRI hadir tidak hanya sebagai gerakan kaderisasi perempuan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat pesisir. Aksi penanaman mangrove ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap keberlanjutan ekosistem dan kehidupan masyarakat di masa depan,” ujar Cici Amelia.
Senada dengan itu, perwakilan KOPRI PKC PMII Riau menyampaikan bahwa KOPRI Riau Eco Movement merupakan bagian dari agenda strategis organisasi dalam memperkuat peran perempuan dalam isu lingkungan dan perubahan iklim.

“Perempuan memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Melalui gerakan ini, KOPRI ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga pesisir berarti menjaga kehidupan, ekonomi, dan masa depan generasi mendatang,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Bantan Rafli Kurniawan diwakili Kasi PMD Bantan Arief, menegaskan bahwa, gerakan penanaman bibit Mangrove ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada keberlanjutan dan upaya pelestarian daerah pesisir pantai.
“Kegiatan Rehabilitasi Mangrove juga sangat Penting dalam menjaga pelestarian daerah pesisir pantai terutama dalam mencegah terjadinya Abrasi Pantai tentunya kami sangat mendukung penuh dan berharap kegiatan ini berkelanjutan dan bisa dilaksanakan di semua titik,” Ungkapnya
Dikesempatan itu juga PJ Kades Deluk Setia Irawansyah diwakilkan Kasi pemerintahan Desa Deluk Kecamatan Bantan Bapak Sayed Murdianto menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting terutama dalam menjaga ekologis pesisir pantai.
langkah KOPRI yang dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat pesisir yang selama ini merasakan langsung dampak abrasi.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Penanaman mangrove sangat membantu menjaga garis pantai dan menjadi harapan bagi masyarakat pesisir agar lingkungan tetap lestari,” tuturnya.
Kegiatan KOPRI Riau Eco Movement ini menjadi simbol sinergi antara kader perempuan PMII, pengurus organisasi, dan masyarakat setempat dalam menjaga lingkungan. Melalui momentum Harlah KOPRI ke-58, KOPRI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan serta pelestarian ekosistem pesisir di Provinsi Riau. (Andi)







Komentar