Magister Ilmu Pemerintahan UIR Raih Akreditasi Unggul, Hasil Penguatan Mutu Berkelanjutan

Pekanbaru:Riaunet.com-Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan (PSMIP) Pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR) meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri SosialPolitik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK). Capaian ini meningkatkan peringkat program studi dari sebelumnya Baik Sekali.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 289/AK.03.05/2026 tanggal 10 Oktober 2026. Magister Ilmu Pemerintahan UIR memperoleh nilai akreditasi 254, dengan masa berlaku status Unggul mulai 28 Oktober 2026 hingga 28 Oktober 2031.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan UIR, Assoc. Prof. Dr. Khairul Rahman, S.Sos., M.Si., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil penguatan mutu yang telah dilakukan sejak jauh hari melalui perencanaan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan.

“Kami memperhatikan indikator kinerja sebagai acuan dalam mengembangkan program studi serta mengukur kemajuannya. Capaian Unggul ini merupakan hasil dari proses yang telah berjalan sejak jauh hari dan usaha bersama seluruh pihak,” ujar Khairul.

Menurutnya, perhatian terhadap indikator kinerja membantu program studi menentukan prioritas pengembangan. Penguatan mencakup kesesuaian visi keilmuan dan kurikulum, kualitas pembelajaran, kompetensi serta kinerja dosen, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tata kelola, layanan akademik, sarana pembelajaran, kerja sama, serta penjaminan mutu internal juga menjadi perhatian.

Dalam proses menuju Unggul, program studi turut memperhatikan lima syarat perlu, yakni mutu akademik lulusan, kesesuaian bidang kerja lulusan, publikasi ilmiah internasional dosen, keanggotaan dosen dalam asosiasi program studi atau profesi, serta ketersediaan laboratorium yang mendukung kompetensi inti program studi.

Persiapan akreditasi dilakukan melalui evaluasi capaian, pemetaan kebutuhan perbaikan, dan koordinasi tim. Proses ini dilanjutkan dengan pengumpulan serta pemeriksaan data untuk memastikan kesesuaian antara dokumen, bukti kinerja, dan pelaksanaan kegiatan di program studi.

Baca Juga:  Pernah Kabur Dari Penjara Pekanbaru, Pria Ini di Tangkap Karna Kasus Pencurian

Setelah asesmen kecukupan, LAMSPAK melaksanakan asesmen lapangan pada 24–26 September 2026. Tahapan tersebut dilakukan untuk memverifikasi data dan bukti kinerja, sekaligus memberikan kesempatan kepada pengelola untuk menjelaskan capaian serta pelaksanaan penjaminan mutu program studi.

Khairul menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil usaha bersama. Dukungan pimpinan universitas dan pimpinan Pascasarjana, serta keterlibatan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan mitra menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Unggul.

“Capaian ini adalah hasil kerja dan usaha semua pihak. Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan universitas dan pimpinan Pascasarjana atas arahan serta dukungannya, juga kepada tim akreditasi dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Kebersamaan inilah yang memungkinkan setiap tahapan persiapan dan penilaian dapat dilalui dengan baik,” katanya.

Bagi calon mahasiswa, status akreditasi Unggul menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih program studi untuk melanjutkan pendidikan. Khairul mengatakan pengembangan program studi diarahkan untuk memperkuat keterkaitan antara pembelajaran, riset, dan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan.

“Kami ingin Magister Ilmu Pemerintahan UIR menjadi ruang belajar bagi mereka yang ingin memperdalam keilmuan, mengkaji persoalan pemerintahan secara kritis, dan merumuskan solusi berbasis riset. Karena itu, relevansi pembelajaran dengan tantangan pemerintahan akan terus menjadi perhatian,” jelasnya. 

Setelah meraih Unggul, program studi berkomitmen menjaga keberlanjutan budaya mutu melalui evaluasi dan perbaikan secara konsisten. Langkah ini diarahkan untuk memastikan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada Masyarakat, dan dakwah Islamiyah memberikan manfaat nyata.

“Status Unggul membawa tanggung jawab yang lebih besaruntuk menjaga kepercayaan masyarakat. Kami ingin capaian ini tercermin dalam kualitas layanan kepada mahasiswa, kompetensi lulusan, serta kontribusi keilmuan bagi perbaikan pemerintahan dan pelayanan publik,” tutup Khairul. (rdk)

Baca Juga:  (OPINI) Peningkatan Kapasitas Organisasi Kepemudaan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Siak Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Kabupaten Siak

Komentar