Pengunjung Aek Martua Keluhkan Sikap Buruk Pengelola Objek Wisata AM, Kepala Disparbud Rohul Panggil Kades Dan Camat

Rohul41 views

Rohul:Riaunet.com-Menanggapi beredarnya informasi kekesalan pengunjung Objek wisata Air Terjun Aek Martua di media sosial Facebook, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu , Helfiskar S.H., mengambil langkah tegas terhadap pengelolaan Objek Wisata AM . Senin siang, Kepala Desa Bangun Purba dan Pj.Camat diberikan pembinaan terkait pengelolaan objek wisata tersebut.

Dalam arahannya Helfiskar S.H menyampaikan, setiap pengunjung yang datang berwisata membutuhkan rasa aman dan kenyamanan berwisata . Karenanya insiden Ahad 7 Juni 2026 kemarin yang dialami pengunjung AM, sangat disayangkan.

Kepala Dinas Pariwisata Rokan Hulu mendorong agar pemerintah desa dan pemerintah kecamatan mengambil alih pengelolaan objek wisata Aek Martua, untuk merangkul semua pihak untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar peduli keamanan dan kenyamanan pengunjung yang datang berwisata.

” Selama ini ketidakjelasan pengelola Objek Wisata Aek Martua, menyebabkan banyak pihak yang rugi, terutama para pengunjung. Banyak laporan keluhan dari pengunjung yang datang. Karenanya hari ini kita tegaskan bahwa pemerintah desa harus mampu mengelola objek wisata tersebut dengan melibatkan masyarakat setempat” ujar Helfiskar

“Diharapkan kedepan kejadian ini tidak terulang lagi. Kami dari Dinas pariwisata Rokan Hulu siap melakukan pembinaan dan pengawasan, serta mendukung rencana untuk pengembangan objek wisata tersebut .” Tutur Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Rokan Hulu, Helfiskar S.H .

Kepala Desa Bangun Purba Nyatakan Permohonan Maaf Dan Berkomitmen Lakukan Perbaikan Pengelolaan AM

Pemerintah desa Bangun purba di bawah kepemimpinan Kepala Desa Arisman , sangat menyayangkan kejadian yang menimpa pengunjung Aek Martua. Arisman berkomitmen akan mengambil alih pengelolaan objek wisata alam Air Terjun Aek Martua demi mewujudkan kenyamanan pengunjung .

” Selama ini pengelolaan objek wisata Air Terjun aik Martua ini tidak ada yang bertanggung jawab secara pasti. Hanya dikelola oleh pemuda yang tidak memiliki legalitas dari instansi mana pun untuk mengelola objek wisata tersebut. Oleh karena itu ke depan Pemerintah desa akan mengambil alih pengelolaan objek wisata Air Terjun Martua ini.” Ungkap Arisman , Senin 8 Juni 2026 ,usai berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu , Helfiskar S.H.

Baca Juga:  Meningkatkan Motivasi Dalam Kebutuhan Swasembada Pangan  Masyarakat Produktif,  Bupati H Sukiman Tanam Jagung Bersama Dengan Menggunakan Alat Tradisional  

Kepala Desa Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu Arisman juga nyatakan permohonan maaf kepada pengunjung . Arisman berkomitmen Objek Wisata alam Air Terjun Aek Martua akan dikelola lebih baik kedepannya.

” Selaku pemerintah Desa Bangun Purba, saya minta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami sejumlah pengunjung Objek wisata Aek Martua. Kejadian itu sangat kami sayangkan, namun kedepannya kami bersama dengan pemerintah kecamatan dan atasi binaan serta arahan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Rokan Hulu, akan memperbaiki sistem pengelolaan objek wisata alam Aek Martua tersebut, hingga pengunjung bisa dengan nyaman datang berwisata”, ujar Kades Arisman .

Arisman juga memaparkan rencananya ke depan , objek wisata alam Aek Martua akan dikelola oleh pemerintahan desa melalui bumdes dan melibatkan sejumlah elemen masyarakat.

“Saya berharap seluruh elemen dalam masyarakat mendukung kebijakan yang saya buat, agar objek wisata ini bisa menghasilkan PADesa.” Ujar Arisman

Untuk mewujudkan kenyamanan berwisata dan menarik minat pengunjung ke objek wisata Aek Martua, pemerintah Desa Bangun purba bakal merangkul seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan rasa saling memiliki dan menjaga keindahan alam Aek Martua, serta mewujudkan sistem pengelolaan yang baik agar seluruh masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan mendapatkan income sebagai tambahan kesejahteraan perekonomian.

” Segera dalam waktu dekat kami akan bermusyawarah untuk membentuk kepengurusan yang akan mengelola objek wisata Aek Martua, dan pengelola ini nantinya bertanggungjawab penuh terhadap keamanan dan kenyamanan pengunjung.” Pungkas Arisman. (Rls)

Komentar