SDN 1 Siak Kecil Dorong Transformasi Pembelajaran Digital

Bengkalis24 views

BENGKALIS:Riaunet.com~Transformasi pendidikan berbasis teknologi terus didorong di Kabupaten Bengkalis. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran yang digelar SDN 1 Siak Kecil, Kecamatan Siak Kecil, Kamis (2/10/2026).

Kegiatan yang didukung melalui alokasi BOS Kinerja Tahun Anggaran 2026 tersebut diikuti perwakilan lima satuan pendidikan dalam Gugus 5.

Bimtek berlangsung selama satu hari dengan beban 8 Jam Pelajaran (JP), dengan penekanan pada peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Kepala SDN 1 Siak Kecil, Bambang Irawan, S.Pd.SD., M.M., menyebutkan penguatan kompetensi pendidik menjadi bagian penting dalam memastikan pemanfaatan teknologi tidak berhenti pada aspek perangkat dan administrasi, tetapi benar-benar terintegrasi dalam kegiatan belajar mengajar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan kepala sekolah, dilanjutkan arahan Pengawas Binaan Tingkat SD Dodi Afdal, S.Pd., M.M., serta sambutan dan pembukaan resmi oleh Plt. Korwil Pendidikan Kecamatan Siak Kecil, Katwadi, S.Pd.

Dalam arahannya, pengawas dan Korwil Pendidikan menegaskan pentingnya memastikan penggunaan BOS Kinerja memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Pelaksanaan Bimtek diharapkan tidak sekadar menjadi pemenuhan program dan administrasi anggaran, melainkan menghasilkan peningkatan kapasitas pendidik yang dapat diterapkan dalam pembelajaran.

“Ukuran keberhasilan kegiatan bukan hanya terlaksananya Bimtek, tetapi sejauh mana pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi proses pembelajaran, demikian pokok arahan dalam kegiatan tersebut.

Narasumber dalam Bimtek adalah Nuraini, S.Pd., Fasilitator Daerah Digitalisasi Pembelajaran Kabupaten Bengkalis yang ditugaskan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau.

Adapun peserta berasal dari lima sekolah, yakni SDN 1 Siak Kecil, SDN 6 Siak Kecil, SDN 9 Bukit Batu, SMPN 4 Siak Kecil, dan SMPN 6 Siak Kecil. Setiap sekolah mengutus tiga peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan dua guru berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT).

Baca Juga:  Babinsa Koramil 05/Bukit Batu Laksanakan Gotong Royong di Kampung Pancasila

Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, kegiatan dilengkapi dengan pre-test dan post-test. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran untuk melihat perkembangan pemahaman peserta setelah mengikuti materi yang diberikan.

Lebih jauh, program ini dirancang tidak berhenti pada peserta yang hadir dalam Bimtek. Setiap peserta diwajibkan melakukan pengimbasan internal kepada guru di sekolah masing-masing.

Selanjutnya, pengetahuan dan praktik yang diperoleh akan diperluas melalui pengimbasan kepada lima sekolah terdekat.

Pola tersebut dinilai penting untuk memperluas manfaat program sehingga penggunaan anggaran pendidikan tidak hanya menghasilkan peningkatan kapasitas individu peserta, tetapi juga memberikan efek berkelanjutan bagi lingkungan sekolah.

Program digitalisasi pembelajaran tersebut selanjutnya akan diperkuat melalui kegiatan implementasi pembelajaran digital selama 3 JP di sekolah atau lokasi yang telah ditetapkan bersama narasumber. Kegiatan dijadwalkan menjadi bagian penutup rangkaian program pada akhir bulan.

Melalui tahapan pelatihan, penerapan, evaluasi, dan pengimbasan, program BOS Kinerja 2026 diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.        (andi)

Komentar