oleh

Sekjend Xn MMB Minta Maaf Kepada Pemerintah Kecamatan 3 Gerbang Laksamana Dan Warga

-Bengkalis-1.680 views

BENGKALIS:Riaunet.com~Untuk meluruskan informasi terkait adanya penutupan jalan lintas antara Pakning -Dumai di desa sepahat kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, sekretaris Xn, Ichsan dengan ini meminta maaf kepada pemerintah 3 gerbang Laksamana, yakni Siak kecil, Bukit Batu dan Bandar Laksamana, serta kepada masyarakat pada umumnya, atas informasi yang di menjadi viral.

Sekretaris Xn Ichsan, mewakili pengurus  keluarga besar group Melenial Motor Bersatu (MMB) meminta maaf kepada pemerintah kecamatan dan masyarakat.

Dalam pernyataan permintaan maafnya, Ichsan menyatakan, menyesali apa yang telah ia lakukan.

Saya dengan ini menyatakan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada pemerintah Kecamatan, khususnya di 3 gerbang Laksamana, dan seluruh warga masyarakat, terutama di Desa Sepahat atas kesalahan yang telah saya perbuat, yaitu tentang info yang saya abdate dimedsos.

“Pernyataan tersebut yakni penutupan jalan pada jam 6 sore di sepahat dikarenakan harimau berkeliaran di desa api api, itu adalah tidak benar, dan tidak ada penutupan tersebut. info tersebut saya buat atas dasar himbauan kewaspadaan dari saudara kita MMB untuk berhati hati  berkendara menuju Bengkalis melewati di daerah tersebut,” kata Ichsan kepada riaunet.com, Minggu (21/6/2020).

“Maka dari itu, sekali lagi saya mohon maaf yang setulus-tulusnya atas kesalahan tersebut yang telah melukai dan meresahkan warga sepahat. Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Bandar Laksamana, Acil Esyno SSTP Msi, saat dikonfirmasi menyebutkan, mudah-mudahan ke depan bisa lebih sangat hati-hati dalam menyampaikan informasi. Sebab bagi masyarakat kami isu tersebut berkaitan dengan kejadian warga yang di terkam harimau beberpa pekan lalu.

“Masyarakat sampai saat ini tidak berani untuk melait/motong getah karena belum ada jaminan tentang keselamatan jiwa saat di turunkan berita hoax tersebut,” kata camat.

Baca Juga:  Hari Terakhir TMMD, Warga Masih Antusias Bergotong-royong Bersama TNI

Kita bersama desa sudah membuat 2 kali acara membelo kampung sebagai ikhtiar adat istiadat setempat, juga sudah berkoordinasi ke pihak BKSDA Riau, serta sudah melaksanakan zikir agar musibah ini cepat berlalu.

“Harapan kita bersama  agar isu tentang harimau (Pak Datuk) ucapan khas warga  agar betul betul selektif jika ingin dibuatkan status di medsos. Perlu juga kami sampaikan bahwa saudara supiyan korban terkaman kemren masih perlu perhatian dari kita semua, karena beliau perlu waktu lama untuk bisa mencari nafkah lagi, itu di karenakan istri beliau tidak bekerja,” kata Acil selaku camat Bandar Laksamana.

Hal senada juga disampaikan camat Bukit Batu,Taufik Hidayat SSTP MPA, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan 3 gerbang Laksamana dan elemen masyarakat terkait isu berita bohong adanya penutupan jalan.

“Camat Taufik berharap dan meminta dengan kejadian tersebut hendaknya menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar lebih berhati hati menggunakan media sosial (medsos),” imbuhnya. (Cok)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − 6 =

Jangan Lewatkan