oleh

Sekda Muhammad Zaki Buka Secara Resmi FGD Kebijakan Pengalihan Subsidi BBM

Rokan Hulu:Riaunet.com– Dalam rangka menciptakan kondisi yang aman dan kondusif pasca diumumkannya Kenaikan BBM 03/09 lalu, Polres Rokan Hulu bersama Pemkab Rohul gandeng seluruh elemen menjadi estafet informasi tentang Kebijakan Pengalihan Subsidi BBM. Jum’at, 09/09/2022 di Meeting Room Convention Hall Islamic Centre.

Kebijakan Pengalihan Subsidi BBM dibahas pada Forum Fokus Group Discussion (FGD) yang dibuka oleh Kapolres Rohul AKBP Pangucap Priyo Soegito S.I.K, M.H dan dihadiri oleh Sekda Rohul, Kepala Dinas, Kajari Rohul, Rektor UPP, Serta 55 undangan yang berasal dari Ormas dan OKP, yakni KAMMI Rohul, PMII, HMI MPO, HMI DIPO, IPNU ROHUL, BEM UPP, BEM STKIP ROKANIA, BEM STAI TUANKU TAMBUSAI, DPC SPTI ROHUL, SPSI ROHUL, dan ORGANDA ROHUL

Dihadapan Forum FGD, Pemerintah Rokan Hulu Bupati, H. Sukiman melalui Sekda Muhammad Zaki, S.STP, M.Si menyampaikan upaya Pemkab dalam menyikapi kenaikan BBM, yakni akan melakukan controling terhadap penyaluran bansos, BLT, dan BPNT, juga harga bahan pangan dan kebutuhan pokok. Selain itu, Pemkab juga akan mengalokasikan 2 % dana dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pph yang sudah diterakan dalam Anggaran APBD Perubahan yang akan di Sah kan pada 30 September mendatang.

Sesuai pantauan Tim Riaunet.com,
Focus Group Discusion (FGD) yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Rokan Hulu AKP Aditiya Reza Syahputra, S.H, M.H, sebagai moderator, Diskusi tampak berlangsung dengan Khidmat dan seru. Para undangan OKP dan Ormas yang hadir antusias dalam melontarkan pertanyaan, dan menyampaikan pernyataan sikap terhadap kebijakaan Kenaikan BBM.

Sementara itu, Kapolres Rokan Hulu AKBP Pangucap Priyo Soegito S.I.K, M.H menyampaikan urgensi FGD ini dilaksankan untuk menyampaikan kepada khalayak bahwa sudah ada langkah dan upaya pemerintah dalam mengantisipasi dampak kenaikan BBM sekarang ini.

Baca Juga:  Hari Pangan Sedunia, Gubernur mahasiswa Fakultas Pertanian UPP : Mahasiswa Harus Menjadi Pelopor Pangan

“kita berharap, OKP dan Ormas yang di hadir hari dapat menjadi corong yang mampu mengedukasi masyarakat dalam penyesuaian kondisi hari ini” Kata Kapolres Pangucap.

“Bahwa ada bantuan yang disalurkan pemerintah, sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM ini agar tepat sasaran kepada orang yang layak menerimanya” imbuhnya.

Kegiatan Focus Group Discusion (FGD) dalam rangka kebijakan pengalihan subsidi BBM, berakhir sekitar pukul 12.15 Wib, dan selama giat berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman, tertib dan lancar. **(Adventorial/na)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.