oleh

8 Berkas Balon Bupati-Wabup PAN Rohul Bakal Diverifikasi Tim 9 PAN Riau

Rohul:Riaunet.com-Berkas pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati hasil Penjaringan di Partai Amanat Nasional Kabupaten Rokan Hulu, sebanyak 8 berkas yang terdiri dari 7 berkas bakal calon Bupati dan satu berkas bakal calon Wakil Bupati dengan resmi diserahkan tim sembilan DPD PAN kabupaten Rokan Hulu kepada tim 9 Pilkada DPW PAN Provinsi Riau, Kamis 2 Januari 2020.

Penyerahan berkas langsung dilaksanakan oleh ketua tim sembilan DPD PAN Rohul, Zulmen, kepada ketua tim sembilan Pilkada DPW PAN Riau, Mustafa Kamal. Adapun 8 berkas yang diserahkan yakni berkas pendaftaran Ir. Hafith Syukri MM, H. Sukiman, Gustian Riau, Hamulian SP, M Syahril Topan, Erizal ST, dan Murnis, sedangkan bakal calon wakil bupati yakni Roni Hariman.

Menerima berkas 8 bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Rokan Hulu ketua Tim 9 DPW PAN Riau, Mustafa Kamal mengatakan tahapan selanjutnya akan dilaksanakan di DPW PAN Riau dengan agenda yakni verifikasi berkas dan pelaksanaan survei bakal calon bupati dan wakil bupati.

” di provinsi, kita akan verifikasi berkas bakal calon yang sudah resmi mendaftar dan akan kita laksanakan survei dengan melibatkan lembaga survei nasional”, ujar Mustafa Kamal.

Tim 9 DPW PAN Riau sangat mengapresiasi pelaksanaan Penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati yang dilaksanakan DPD PAN Kabupaten Rokan Hulu. menurut Mustafa Kamal pelaksanaan Penjaringan tingkat kabupaten Rokan Hulu berjalan dengan sukses dengan hasil 8 orang bakal calon bupati dan wakil bupati.

“Tim 9 DPD PAN provinsi Riau tidak akan membuka penjaringan tingkat provinsi. Karena sepenuhnya kami sudah percayakan kepada DPD PAN masing-masing daerah”, terang Mustafa Kamal.

Terkait 2 rekomendasi yang diberikan kepada kader PAN yang akan maju pada Pilkada Rohil 2020 yakni rekomendasi untuk M Sahril Topan dan Erizal ST, Mustafa Kamal mengaku rekom diberikan kepada semua kader yang ingin maju pada pilkada 2020 dengan tujuan sebagai motivasi dan dorongan dari partai, dan calon diminta mencari partai koalisi, kemudian tidak mengklaim bahwa dengan menerima rekom ini partai mendukungnya secara penuh. Pasalnya jika hasil survey tak bagus, dan tidak dapat partai koalisi, bisa jadi rekomnya dibatalkan”, tegas Mustafa Kamal.

Baca Juga:  69 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Mendapat Remisi Natal

(Mita/Des)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × three =

Jangan Lewatkan