oleh

Bupati Aceh Utara Gelar Tasyakuran dan Zikir Tempati Pendopo di Lhoksukon

tour_de'

Aceh Utara:Riaunet.com-  Bupati Aceh Utara,  H.Muhammad Thaib menggelar acara tasyakuran peresmian zikir  bersama masyarakat menempati rumah dinas (Pendopo)  Lhoksukon, Jum’at (15/02/2019).


Kegiatan Zikir dimulai sekitar pukul 21.00 wib yang  diikuti oleh 1500 orang, dipimpin oleh Imum Syik Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon. Turut hadir Bupati H Muhammad Thaib dan Wakil Bupati Fauzi Yusuf, juga dihadiri seluruh unsur Forkopimda Aceh Utara, Sekda Abdul Aziz, SH, MH, para Asisten, para Kepala SKPK, para Camat, Kabag dan seluruh unsur pejabat, serta para pimpinan dayah dan tokoh masyarakat sekitar Lhoksukon.


Terlebih dahulu, pada hari Jum’at pagi  dilakukan acara peusijuek (tepung tawar). Prosesi peusijuek merupakan prosesi adat dengan dimaksudkan untuk mengambil berkah agar yang tinggal di tempat ini mendapat ridha Allah dan selalu dalam keadaan sehat wal’afiat dan menjauhkan segala hal-hal buruk.

“Zikir  menjadi suatu kekuatan ajaib atau senjata bagi umat islam dalam memerangi maksiat,  karena majelis pengajian dan zikir sangat besar kedudukannya disisi Allah SWT. Melalui zikir bersama ini kita pupuk rasa kebersamaan untuk membangun daerah yang lebih baik,” ujar Bupati Aceh Utara,  H. Muhammad Thaib. 


Ia juga mengajak seluruh aparatur pemerintah dan tokoh masyarakat agar menggeliatkan kegiatan pengajian dan zikir ditengah – tengah umat. 


“Hal ini kita patut bersyukur, karena kagiatan ini diikuti oleh para pejabat dan konponen pegawai serta masyarakat dalam rangka menempati pendopo Lhoksuko. Bahkan pelaksanaan zikir menjadi fenomena baru ditengah – tengah masyarakat akhir – akhir ini, prosesi zikir sangat menggembirakan itu telah menjadi warisan endatu atau orang tua terdahulu. 


Pemkab Aceh Utara sangat berkeinginan secepatnya memindahkan operasional Pemerintahan kabupaten Aceh Utara ke gedung baru di Landing Kecamatan Lhoksukon,  hal lain dengan sejumlah alasan.

Baca Juga:  Posyandu...!! merupakan wadah pemeliharaan kegiatan kesehatan dasar, kata danramil 17/idt


Seraya Cek Mad menyatakan bahwa salah satu keinginan tersebut baru bisa diwujudkan secara bertahap. Sedangkan,  sebelumnya sudah beroperasi 8 SKPK dan instansi vertikal diantaranya Polres,  Kajari, Pengadilan Negeri, Mahkamah Syar’iyah dan lain – lainnya.


Kata dia, meskipun kondisi bangunan belum lengkap dengan ruang pertemuan atau tempat menerima tamu, tapi Wabup tetap mau menempati supaya bisa melayani masyarakat lebih dekat. Untuk itu, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mendukung penuh agar Pemkab Aceh Utara bisa secepatnya beribukota total di Lhoksukon. 

“Kali ini pendopo sudah diresmikan dan ditempati oleh Waki Bupati di Lhoksukon. Semoga dengan adanya pendopo yang baru ini bisa menjadi spirit yang baru dan cara pandang baru dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya. (MI)

Komentar

Jangan Lewatkan